Entri Populer

Jumat, 20 Mei 2011

Apa mungkin lapangan gajah mada sudah dijual

 Kantor Walikota Medan. (int).JPG

Medan (KN)
Benarkah Lapangan Gajah Mada sudah dijual Pemko Medan .Tapi kalau tidak di jual mengapa lapangan Gajah Mada di tembok nah ini dia kan  aneh!.Karena lapangan Gajah Mada asset kota Medan kalau dijual kenapa  sejumlah pejabat Pemko Medan bersikeras membantah aset Pemerintah Kota Medan ini sudah diperjualbelikan.Kenapa pihak Kota Medan tidak membongkar tembok jalan Gajah Mada
//
Wali Kota Medan, Rahudman Harahap

Apa benar ya lapangan Gajah Mada di Jalan Gunung Kratakatau Kelurahan Pulo Brayan Darat I Kecamatan Medan Timur yang diduga telah “dilego”  kepada pengembang, terus menyeruak kemana-mana.
Penembokan keliling terus berlangsung, sehingga menguatkan dugaan sejumlah kalangan kalau kepemilikan Lapangan Gajah Mada memang telah dilegoFoto-Berita

Judi online merebak di medan


 Medan (KN)
Perjudian berkedok game online tersebut sudah meresahkan masya-rakat yang tinggal di Sumut umumnya dan khususnya Kota Medan.
Karena banyak keluarga masyarakat  yang hancur bah-kan jarang suami maupun istri dan anak-anaknya  pulang kerumah akibat permainan judi tersebut. Sehingga dengan keberadaan perjudian tersebut membuat warga menjadi resah.
Informasi yang  dilapangan me-nyebutkan, perjudian berkedok game online di Sumut dan khususnya Kota Medan  beromset mencapai ratusan juta bahkan miliaran rupiah.Para bandar judi berkedok game online tersebut dikendalikan oleh dua pria Turunan Tionghoa Adon dan Akang yang merupakan warga asal Jakarta.

Ada pengendapan kasus penganiayaan wartawan


Siantar(KN)
Jaksa Penuntut Umum di Kejaksaan Tinggi Sumut Jasmin Manullang, mengatakan  kasus yang dialami Andi Siahaan itu telah P21 sejak dilimpahkan penyidik sekitar satu bulan lalu.Tetapi hingga saat ini penyidik belum


melimpahkan barang bukti, terdakwa, dan Berita Acara Pemeriksaan (BAP).
Inilah penyebab kasus  penganiayaan Andi Siahaan dari Trans TV Kota Siantar,oleh mantan Kapolres siantar, AKBP Fatori hingga saat ini belum bisa disidangkan alias mengendap
http://i587.photobucket.com/albums/ss315/ir_one001/Tokoh-Orang/akbpfatori-1.jpg

Kamis, 19 Mei 2011

Tahan Polsek Sunggal Kabur Dari Tahan

Kapoldasu Irjenpol Wisnu Asastro

Sunggal (KN)
Sebanyak lima tersangka tahanan Kepolisian Sektor Kota
(Polsekta) Sunggal, Kamis dini hari, 19 Mei 2011 melarikan diri. Dengan merusak jeruji besi dan membobol plafon, para tahanan kemudian kabur dari samping Mapolsek.

Kapolsek Medan Sunggal, Kompol Sony Nugroho Tampubolon, mengaku kelima tahanan itu melarikan diri sekitar pukul 03.30 WIB tanpa diketahui petugas jaga. Dari pemeriksaan awal, lima pelaku merusak asbes dengan menjebol asbes dan langsung kabur ke areal belakang Mapolsek Medan Sunggal.

"Ada lima yang lari, masih terus diburu," ujarnya singkat.

Kabid Humas Polda Sumut AKBP Heru Prakoso yang dikonfirmasi menjelaskan Polda Sumatera Utara telah membentuk tim guna mengusut kaburnya lima tahanan Polsekta Sunggal.

“Seluruh petugas jaga akan diperiksa tim Propam yang telah terbentuk,” ujar Heru.



                                                     Kombes Tagam Sinaga Kapolresta Medan

Heru mengungkapkan tak tertutup kemungkinan Kapolsek Medan Sunggal diberikan sanksi, karena dinilai lalai dalam pengawasan anggotanya. “Tapi itu tergantung penyelidikan hasil tim Propam nantinya,” ujarnya lagi.




Berdasarkan data diperoleh, kelima pelaku diketahui bernama Maret Arifin yang ditangkap dalam kasus Narkoba; Ismail alias Ozi (judi) dan Feriansyah yang terlibat kasus peredaran uang palsu.

Selanjutnya, Joko Susilo yang dibekuk karena melarikan gadis dibawah umur; Anggi Manurung yang ditahan karena kasus pencurian.

Dugaan Korupsi Proyek Drainase di Dinas Bina Marga Medan

Medan (KN)
Kasus dugaan korupsi di Dinas Bina Marga Kota Medan dengan pagu P-APBD 2009 sebesar Rp38,8 miliar. Untuk mengetahui siapa pejabat yang dianggap bertanggung jawab menyusul telah diterimanya hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) atas kerugian negara mencapai Rp2,4 miliar.
http://www.metromedan.com/wp-content/uploads/2010/11/poldasu-blogspotttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttt.jpg
Polda Sumut akan segera menyeret tersangka.Dalam pengerjaan proyek yang dilakukan secara penunjukan langsung (PL), penyidik menemukan adanya keterlibatan sembilan perusahaan dalam pengerjaan proyek tersebut. Kesembilannya adalah, CV Rahmat Abadi, CV Mustika Cemerlang, CV Rifki Faldo Abadi, CV Surya Gemilang, CV Mitra Anugrah, CV Rahmat, CV Wiraspati Kencana, CV Sumber Rezeki dan UD Perdana.

http://kabarmedan.files.wordpress.com/2009/11/18-paritbaru-f.jpg
Proyek tersebut dibagi menjadi 495 paket yang terletak di 21 kecamatan dengan pagu sebesar Rp38.810.760.150 atau bila dibulatkan menjadi Rp38,8 miliar. Penyidik juga telah mengumpulkan sejumlah dokumen seperti fotokopi surat perjanjian kontrak, surat pengangkatan KPA (Kuasa Pengguna Anggaran, Red), PPTK (Pejabat Pembuat Teknis Kegiatan, Red), dan Panitia Pengadaan Barang dan Jasa.

Kafe Dikebun Klambir Lima Sudah Sangat Meresahkan Warga

 

Hamparan Perak (KN)
Warga desa Klambir Lima sangat resah dengan adanya kafe warung maksiad yang ada di wilayah Kebun PTPN II Kl;ambir Lima. Kafe tersebut berdiri diareal perkebunan PTPN II yang izinya diragukan. Masyarakat sangat resah dengan keberadaan kafe tersebut.
http://www.bloggergarsel.com/wp-content/uploads/2010/09/hamparan-perak.jpg

Padahal sudah pernah ditegur oleh muspika kecamatan Hamparan perak tapi kafe tersebut masih saja buka sampai pagi hari yang sudah menyalahi aturan perda pemerintah Kabupaten Deli serdang yang mewajibkan kafe hanya buka sampai jam 2.00Wib,harus jauh dari rumah penduduk.jarak dari rumah ibadah setidak-tidaknya lebih dari 200 meter.
  Sebaiknya aparat Muspika kecamatan Hamparan perak harus tegas menutup kafe yang sudah meresahkan masyarakat jangan sampai masyarakat bertindak anarkis dengan melakukan hukum menurut mereka sendiri agar jangan terjadi nanti anarkis yang membuat para infestor takut datang ke sumatera utara .jangan jangan infestor yang ada lari taklut dengan hukum rimban yang ada di sumut


Pada pihak perkebunan PTPN II Kebun Klambir Lima sangat diharapkan peran aktifnya segera membongkar kafe hiburan  malam diwilayahnya  Kebunya jangan sampai angapan masyarakat bahwa kafe tersebut milik oknum pejabat Kebun Klambir Lima






Selasa, 17 Mei 2011

PROF.IBNU HAJAR TERPILIH SEBAGAI REKTOR BARU UNIMED PERIODE 2011-2015


Medan(KN)
Prof.Ibnu Hajar Damanik terpilih sebagai rektor(unimed) Universitas Negeri Medan periode 2011-2015 dalam sidang tertutup senat akademik bersama Dirjen Dikti Kemendiknas di gedung Biro Rektor pada hari rabu (11/05/2011).



Ketua panitia pemilihan rektor Chairul Azmi,mengatakan''pemilihan tersebut berlangsung secara demokratis dan kekeluargaan proses ini juga merupakan kemenagan dan keberhasilan bagi unimed krena suasana sidang yang dimulai pada pukul 09.00WIB bersifat kekeluargaan,tanpa ada unjuk rasa mahasiswa ini menunjukkan sivitas akademika unimed yang sudah sangat arif,dan bijaksana'',ujarnya.



Chairul juga mengatakan pada pemungutan suara dari anggota Senat Akademik yang dimulai pada pukul 09.50 WIB dan selesai 11.12 WIB tersebut, Prof Ibnu Hajar memperoleh sebanyak 60 suara, disusul Prof Amrin Saragih 34 suara dan Prof Abdul Hamid 6 suara.
Pembantu Rektor 2 Unimed tersebut juga menjelaskan, berdasar Permen No 24 Tahun 2010 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Rektor/Ketua/Direktur pada Perguruan Tinggi, yang diselenggaran oleh pemerintah, harus ada tiga calon yang diajukan ke Mendiknas.
  Harapan Chairul, hasil sidang tersebut secepatnya dikirimkan ke Jakarta. "Untuk pelantikannya juga kita harap dapat dilakukan secepatnya, agar Rektor Defenitif segera kita miliki. Namun, itu juga menunggu kesediaan waktu Mentri yang saat ini masih berada di luar negeri," terangnya.
 Sementara itu, Rektor Unimed terpilih, Prof Ibnu Hajar Damanik menyebutkan dirinya akan meneruskan program Unimed yang selama ini telah berlangsung. Begitupun, dirinya menyatakan ke depan akan melakukan berbagai perubahan untuk kemajuan Unimed ke depan.
 

 
Ibnu Hajar mengatakan, dirinya akan meneruskan program-program Syawal Gultom. Begitu pun, ia juga akan melakukan beberapa perubahan untuk kemajuan Unimed.Pertama yang akan dilakukannya adalah melakukan perubahan program di masing-masing fakultas dan memantapkan manajemen internal di semua unit yang ada di perguruan tinggi itu.
  Selain itu, ia juga akan melakukan sinergi dan kerja sama dengan pihak lain demi kemajuan Unimed, efisiensi pendanaan, serta bekerja sama dengan mitra industri dalam hal peningkatan mutu lulusan."Saya akan fokus melakukan hal-hal itu pada tahun pertama kerja. Jabatan rektor adalah amanah, makanya saya akan berbuat sebaik mungkin untuk kemajuan Unimed," kata Ibu yang sebelumnya menjabat Pembantu Dekan I Fakultas Ilmu Pendidikan Unimed.(barat)